Apakah Penyebab Bau Badan??

Image 

 Keringat dan Bau badan

Keringat merupakan air yang merembes lewat pori-pori kulit yang biasa muncul ketika merasa gerah dan usai berolahraga. Apalagi hidup di Negara tropis ini akan membuat kita akrab dengan keringat. Selain itu penampilan dan pribadi yang baik bisa jatuh seketika karena parfum alami yang keluar dari tubuh kita. Yups! Parfum alami yang dimaksud tidak lain adalah Bau badan. Bau badan tidak hanya membuat penampilan dan pribadi seseorang jatuh,namun dengan adanya bau badan akan membuat seseorang akan kehilangan rasa percaya diri dan selain itu akan mengganggu indra penciuman orang lain.

Banyak orang mengatakan bahwa bau badan muncul dan selalu di identikan terhadap kejorokan seseorang akibat tidak menjaga kebersihan badan, namun sebenarnya hal tersebut sangat ingin dihindari oleh banyak orang, karena akan sangat mengganggu segala aktivitas, terutama ketika kita sedang berkumpul dengan orang-orang terdekat kita seperti teman sepermainan, keluarga dan lain-lain. Hal ini pasti akan membuat turunnya rasa percaya diri dan merasa tidak nyaman pada saat berkumpul. Bahkan biasanya orang-orang yang ada di sekitar kita akan sedikit menjauhi kita akibat adanya aroma yang tidak sedap muncul dari tubuh kita. Wah. Jika hal tersebut terjadi pada kita, tentu akan sangat tidak mengenakan bukan? Karena mungkin orang-orang beranggapan bahwa kia sama halnya dengan sampah yang mengeluarkan aroma tak sedap. Haha..”LEBAY”…

Penyebabnya?

Tentu, banyak orang mengira bahwa bau badan muncul di sebabkan adanya keringat yang keluar dari tubuh kita, namun pada faktanya bahwa keringat manusia sebenarnya tidak menimbulkan bau karena bau badan disebabkan oleh adanya bakteri anaerob yang berkembangbiak di beberapa daerah tertentu, seperti di bawah ketiak, antara jari kaki dan di antara pelipatan paha kita, oleh karena itu bau badan lebih tercium pada daerah yang lembab tersebut.

 

Apa itu bakteri anaerob?

Bakteri yang menyerang kelenjar keringat adalah bakteri anaerob yang tumbuh baik di daerah lembab atau daerah tubuh yang tidak mendapatkan oksigen cukup. Namun  sebenarnya belum ada definisi tentang bakteri anaerob yang diterima secara universal, tetapi ketentuan umum yang disepakati ialah bahwa bakteri ini membutuhkan tekanan oksigen yang rendah untuk pertumbuhannya dan tidak tumbuh pada media permukaan yang berkontak dengan udara atau mengandung 10% CO2. Bakteri ini tidak dapat tumbuh bila ada oksigen karena zat ini toksik bagi kehidupannya. Bahkan, bakteri ini pun akan mati pada konsentrasi oksigen serendah 0,5%, walaupun kebanyakan masih dapat bertahan pada konsentrasi oksigen 3-5%. Bakteri anaerob merupakan bagian yang, secara numerik, dominan sebagai flora normal bakteri dan kini dikenal sebagai penyebab infeksi yang relatif umum pada hampir semua bagian tubuh.

Selain itu banyak factor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami bau badan, seperti akibat mengkonsumsi obat, racun, sayuran tertentu, alcohol, keracunan arsenic atau rokok dan kurangnya menjaga kebersihan badan atau jarang mandi. Namun peristiwa bau badan ini harus kita atasi agar ketika kita berada di lingkungan sekitar tidak merasa minder. Akantetapi sebenarnya tidak hanya itu saja faktor yang menyebabkan bau badan berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan bau badan. Bau badan muncul ketika bakteri di permukaan kulit mengurai keringat dari kelenjar apokrin menjadi asam yang mudah menguap dan melepaskan bau tidak sedap. Ada dua jenis asam yang menyebarkan bau badan:

  1. Asam popionat atau asam propanoat yang berbau seperti cuka dan merupakan hasil penguraian keringat oleh propionibacteria, sejenis bakteri yang hidup di saluran kelenjar sebasea manusia dewasa dan remaja.
  1. Asam isovalerik yang dihasilkan oleh bakteri staphylococcus epidermidis, yang menyebarkan bau seperti keju.

Kelenjar keringat accrine memproduksi keringat bening dan tidak berbau, yang bekerja sejak seseorang masih bayi. Sedangkan apocrine baru aktif saat seseorang menginjak masa pubertas. Jika kelenjar ini terkena bakteri, maka menimbulkan bau tak sedap atau lebih sering disebut bau badan (BB). Kelenjar accrine tersebar di hampir seluruh permukaan tubuh. Jumlahnya sekitar 1000-2000 kelenjar untuk setiap inci kulit manusia. Keringat yang di hasilkan kelenjar accrine sebagian besar adalah air dan garam. Cairan keringat yang dihasilkan accrine berfungsi menurunkan temperatur tubuh pada kondisi tertentu. Saat cuaca panas atau usai beraktivitas, tubuh berkeringat untuk menyesuaikan diri dengan suhu sekitarnya.

Kelenjar apocrine hanya terdapat pada bagian tertentu tubuh manusia, terutama di daerah perakaran rambut, seperti ketiak dan kemaluan. Juga terdapat di lipatan paha, puting susu, dan seputar kaki. Pada setiap helai rambut terdapat satu apocrine. Cairan keringat hasil produksi kelenjar ini lebih kental dan berminyak, karena mengandung lemak dan protein.

Sebetulnya antara keringat dan bau badan adalah dua hal yang tidak identic. Bau badan yang tidak sedap ini erat kaitannya dengan aktivitas bakteri di permukaan tubuh, bukan oleh keringat. Pada dasarnya, keringat yang keluar melalui pori-pori itu tidak berbau, asal keringat tersebut tidak di jahili oleh yang namanya bakteri. Namun pada kenyataannya bakteri ini sangat suka dengan material organic yang keluar bersamaan cairan dari pori-pori berupa keringat tersebut. Cairan yang berupa keringat ini merupakan sekresi yang dihasilkan kelenjar accrine atau disebut dengan kelenjar kerinagat luar. Kelenjar ini sebetulnya hampir ada di seluruh bagian tubuh. Berbeda halnya dengan bagian tubuh yang terbuka lainnya, maka cairan keringat di ketiak dan selangkangan tidak mudah menguap. Akan tetapi, bakteri sangat menyukai tempat yang lembab dan tersembunyi. Aktivitas bakteti yang beraksi dengan muatan organic inilah yang menyebabkan keringat berbau.

Karena penyebab bau badan adalah bakteri  pemecah keringat, maka untuk menghilangkan rasa percaya diri dan rasa tidak nyaman yang di akibatkan timbulnya bau badan pada tubuh kita, cobalah langkah-langkah berikut untuk mengurangi bau badan anda :

  1. 1.      Terapkan diet yang sehat. Kurangi makanan yang banyak mengandung kolin dan stimulan seperti kopi atau teh yang merangsang aktivitas kelenjar apokrin.
  2. 2.      Mandilah dua kali sehari. Bersihkan ketiak, selangkangan, dan lipatan-lipatan tubuh Anda dengan baik. Setelah mandi, terapkanlah larutan alkohol atau deodoran untuk mengurangi bakteri.
  3. 3.      Kenakan pakaian dari katun dan serat alami lainnya yang memungkinkan kulit Anda untuk bernapas, sehingga penguapan keringat menjadi lebih baik.
  4. 4.      Konsultasikan dengan dokter bila bau badan Anda tidak normal dan mungkin menandakan ada yang salah di tubuh Anda.

 

Referensi

http://doktersehat.com/seputar-keringat-dan-bau-badan-secara-medis/#ixzz1uH6FXJB6

Pustaka: Bakteri Anaerob yang erat kaitannya dengan problem di klinik By dr. Sylvia Y. Muliawan, DMM, SpMK, PhD

http://majalahkesehatan.com/keringat-dan-bau-keringat/

http://mediaonlinenews.com/kesehatan/penyebab-bau-badan-dan-cara-menghilangkannya

By meutiasanti

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
By meutiasanti